Di antara ratusan aplikasi belajar bahasa Inggris yang dirilis setiap hari, bagaimana pelajar menemukan solusi yang paling cocok untuk diri mereka sendiri? Harus jujur diakui bahwa, jika kemajuan teknologi bukan untuk memecahkan masalah-masalah praktis dalam proses pembelajaran, jalan agar Anda bisa mahir berbahasa asing akan terhenti.
Dianggap sebagai salah satu perangkat lunak pembelajaran online terkemuka di Asia Tenggara, akankah GOGA benar-benar menciptakan revolusi dalam pembelajaran bahasa Inggris?
Menu
“Latihan” tetapi mengapa tidak bisa “membuatnya sempurna”?
Seiring dengan perkembangan zaman dan globalisasi, kedudukan bahasa asing sekarang ini sudah semakin kuat. Hal ini terlihat jelas melalui peran bahasa Inggris dalam program pelatihan bagi murid, siswa, dan mahasiswa serta kecenderungan anak-anak yang belajar bahasa Inggris sejak dini.
Sebenarnya, belajar bahasa Inggris seringkali dilakukan selama puluhan tahun, menemani setiap orang dari sekolah dasar hingga bekerja. Namun, persentase orang yang cukup, baik, atau mampu menggunakan bahasa asing ini secara fasih dalam kehidupan, pekerjaan sangat kecil. Berikut merupakan 4 faktor utama yang menyebabkan situasi ini:
- Metode pembelajaran yang salah: Mendekati bahasa asing dengan cara yang salah dapat mengurangi minat, kemampuan belajar, dan pemikiran linguistik peserta didik.
- Bukan berasal dari gairah: Banyak orang tua memaksa anak-anak mereka untuk belajar bahasa Inggris sejak usia sangat dini atau mengikuti program pengajaran yang sangat sulit di kelas, sehingga membuat anak-anak terbebani secara psikologis. Seiring waktu, peserta didik akan merasa perolehan pengetahuan merupakan wajib, menyebabkan kebosanan atau perlawanan.
- Tidak ada jalar belajar: Setiap waktu atau tingkat tertentu ada jalur pembelajaran yang terpisah. Oleh karena itu, jika memperpendek atau “melompat” jalur belajar secara sewenang-wenang akan mempengaruhi tujuan awal yang ditentukan, fondasi pengetahuan akan sulit dipertahankan.
- Kurangnya penerapan: Jika hanya belajar di buku, kaset atau TV tanpa interaktivitas, hal itu akan mengurangi kemampuan untuk berefleksi dan berpikir dengan bahasa asing dalam kehidupan sehari-hari.
Meskipun bukan aplikasi pembelajaran bahasa Inggris online pertama dan satu-satunya di pasar, titik asal GOGA merupakan dari masalah menyebabkan sakit kepala yang dihadapi peserta didik. Saat mengidentifikasi dan memecahkan kesulitan inti, jalan agar Anda bisa mahir berbahasa Inggris menjadi lebih jelas.
Penerapan AI dalam pengajaran bahasa Inggris: Solusi tepat di era revolusi
Pentingnya penerapan teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris menjadi lebih jelas ketika seluruh dunia memasuki era 4.0 dan terutama masa untuk mengatasi pandemi yang sulit.
eriode penutupan sementara sekolah sudah menyebabkan pengembangan berbagai aplikasi online secara kuat dan memperkirakan tren pembelajaran bahasa asing yang baru. Saat orang semakin dekat dengan teknologi, aplikasi belajar bahasa Inggris seperti GOGA menjadi populer dengan cepat karena:
- Kenyamanan: Peserta didik dapat terhubung secara mudah dari mana pun, selama ada koneksi jaringan.
- Gratis: Ada banyak program pembelajaran secara daring yang tidak memerlukan biaya.
- Bergembiralah: Belajar bahasa asing tidak lagi terbatas pada buku, tetapi pada permainan, lagu, atau cerita dan sejenisnya dengan cocok.
- Tidak dipaksa: Anda dapat mulai belajar kapan pun Anda ingin.
- Memilih secara aktif: Peserta didik dengan mudah dapat mencari kursus yang sesuai dengan tingkat mereka, menggabungkan atau mengubahnya secara bebas.
Dengan aplikasi belajar bahasa Inggris GOGA, proses belajar bahasa asing dioptimalkan melalui permainan pertarungan yang sangat menarik, cocok untuk berbagai tingkat, sehingga membantu membangkitkan minat dan maksimalkan banyak keterampilan dalam waktu singkat.
Goga App: Membangkitkan gairah peserta didik merupakan kuncinya.
Tidak hanya membuat game sederhana dan berulang, fitur Gamification di GOGA dapat membantu membangkitkan gairah secara maksimal bagi pembelajar melalui permainan pertarungan, berburu harta karun, perlengkapan untuk karakter dan ratusan tantangan baru yang diperbarui terus-menerus.
Dengan misi menciptakan platform pembelajaran digital berdasarkan metode pembelajaran berbasis permainan, aplikasi belajar bahasa Inggris GOGA memungkinkan pengguna untuk mendapatkan hadiah yang berharga melalui penggunaan teknologi Blockchain.
Kemampuan mempromosikan pembelajaran dari tren gamifikasi dalam pembelajaran secara daring sudah dibuktikan oleh banyak penelitian dalam kenyataan. Saat bermain game, untuk mencapai tujuan akhir, pemain harus maju hari demi hari, melakukan “tugas” secara keras untuk mendapatkan pengalaman.
Selama perjalanan ke “harta”, hadiah merupakan hal yang membantu menahan mereka. Memahami hal itu, para pendiri GOGA berharap dapat menciptakan lingkungan maya berupa multidimensi dengan kombinasi unik antara “kepraktisan” dan “kesenangan” untuk belajar bahasa Inggris menjadi paling efektif.
Mendampingi pemain dalam petualangan merupakan asisten maya yang dibuat berdasarkan teknologi kecerdasan buatan (AI), bertindak sebagai narator, penasihat, pada saat yang sama dapat mendeteksi dan memberi skor yang tepat untuk kesalahan pengucapan bahasa Inggris, membantu Anda meningkatkan hari demi hari.
Di samping itu, Anda dapat memilih GOGA Arena dengan fitur Tantangan untuk merasakan pengalaman permainan MOBA berupa latihan bahasa Inggris secara berpasangan. Peserta didik dapat melatih secara kompetitif melalui papan peringkat dan naik tingkat dengan teman sekelas.
Minat dan gairah merupakan kunci untuk pembelajaran bahasa asing yang efektif. Jika pembaca tertarik dengan aplikasi belajar bahasa Inggris GOGA, jangan lupa untuk mengikuti fanpage atau situs web Goga.ai untuk menerima panduan pengguna terperinci dan memperbarui berita terbaru.
Link https://www.abadikini.com/2022/02/19/aplikasi-belajar-bahasa-inggris-goga-belajar-tidak-membosankan/